Rabu, 27 Juni 2018

SEKOLAH AL IZHAR MENGAMBIL BAGIAN DALAM FESTIVAL MUSIK WELSH

SEKOLAH AL IZHAR MENGAMBIL BAGIAN DALAM FESTIVAL MUSIK WELSH
SEKOLAH AL IZHAR MENGAMBIL BAGIAN DALAM FESTIVAL MUSIK WELSH
Sekolah menengah Al-Izhar di Pondok Labu, Jakarta Selatan, mengirimkan kelompok tari untuk berkompetisi di Llangollen International Musical Eisteddfod di Wales, Inggris, dari tanggal 3 hingga 8 Juli. Llangollen, sebuah kota kecil dan komunitas di timur laut Wales, telah memegang eisteddfod (festival sastra, musik, dan pertunjukan) sejak tahun 1947.

Kementerian Pariwisata dilaporkan mendukung partisipasi Al-Izhar. Guntur Sakti, kepala biro komunikasi publik departemen itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis untuk kompas.com pada 24 Juni bahwa sekolah menengah itu telah menyelesaikan persiapan untuk acara tersebut, dengan tim, kostum, koreografi dan musik yang dilemparkan dengan baik dan dikurasi hingga standar global. .

Rombongan tari Al-Izhar dijadwalkan untuk ambil bagian dalam kompetisi tari pada 6 Juli dalam beberapa kategori, termasuk tari rakyat koreografi / bergaya dan tarian rakyat tradisional. Empat tarian, yaitu tari Kipah dari Aceh, tari Belibis dari Bali, tari Muda-Mudi dari Papua dan Nagekeo Bangkit dari Flores, Nusa Tenggara Timur, akan dipentaskan untuk kompetisi.

Kategori tarian rakyat koreografi / bergaya membutuhkan kelompok yang berpartisipasi untuk menyajikan koreografi yang menarik dan menghibur berdasarkan tarian rakyat tradisional mereka. Sementara itu, kelompok tari rakyat tradisional harus menyajikan program tarian rakyat yang menonjolkan tradisi budaya.

Tarian harus disertai dengan instrumen tradisional yang hidup, karena musik yang direkam sebelumnya tidak diizinkan. Mira Arismunandar, koreografer grup Gema Citra Nusantara, yang bekerja dengan Al-Izhar untuk festival, mengatakan koreografi didasarkan pada penelitian dan konsultasi atas gerakan dengan para ahli tentang hal itu.

Sementara itu, Arniyani Arifin, direktur Al-Izhar, mengatakan kompetisi ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan para penari muda terhadap budaya Indonesia. ia rombongan tari Al-Izhar dan Gema Citra Nusantara bukanlah hal baru bagi Llangollen International Musical Eisteddfod. Yang pertama menempati posisi keempat dalam kategori cerita rakyat koreografi tahun lalu dan kelima dalam tarian rakyat tradisional.

Selanjutnya, yang terakhir memenangkan Lucille Armstrong Dance Award pada tahun 2016. Hadiah bergengsi, penghargaan ini diberikan kepada pemenang kompetisi final antara grup tempat pertama dalam tarian rakyat tradisional dan grup tempat pertama dalam tarian rakyat yang dikoreografi / bergaya.

Tagged: , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.