Kamis, 31 Mei 2018

AMERIKA KURANGI VISA TINGGAL BAGI WARGA CHINA

AMERIKA KURANGI VISA TINGGAL BAGI WARGA CHINA
AMERIKA KURANGI VISA TINGGAL BAGI WARGA CHINA
Pemerintah AS berencana untuk mempersingkat lamanya visa yang dikeluarkan untuk beberapa warga China sebagai bagian dari strategi untuk mencegah pencurian kekayaan intelektual oleh saingan AS, kata seorang pejabat Gedung Putih pada hari Selasa. Departemen Luar Negeri AS akan menerapkan langkah-langkah dari 11 Juni untuk "meningkatkan keamanan bagi beberapa pemohon visa Cina," kata pejabat itu.

Perubahan akan datang sebagai upaya pemerintah Presiden Donald Trump untuk menindak apa yang dikatakannya adalah pencurian kekayaan intelektual AS oleh China. "Ke depan, validitas yang berkurang dari beberapa visa yang dikeluarkan baru-baru ini adalah bagian dari Strategi Keamanan Nasional untuk memastikan bahwa kekayaan intelektual tidak ditransfer ke pesaing kami," kata pejabat itu, mengacu pada dokumen yang dikeluarkan oleh administrasi Trump pada bulan Desember.

Dokumen itu mengatakan para pejabat akan mempertimbangkan pembatasan visa bagi mahasiswa ilmu pengetahuan dan teknologi dari beberapa negara untuk memastikan kekayaan intelektual tidak ditransfer ke pesaing. Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan proses permohonan visa tidak berubah tetapi petugas konsuler dapat membatasi validitas visa kepada beberapa pelamar Cina berdasarkan kasus per kasus.

The Associated Press, yang pertama kali melaporkan kebijakan baru, mengutip seorang pejabat AS yang mengatakan mahasiswa pascasarjana Cina akan terbatas pada visa satu tahun jika mereka belajar di bidang-bidang tertentu, seperti robotika, penerbangan dan manufaktur berteknologi tinggi. Mereka adalah daerah yang Beijing katakan adalah tujuan prioritas tinggi untuk sektor manufakturnya.

Menurut AP, pejabat itu mengatakan instruksi itu juga menyatakan bahwa warga China yang mencari visa akan memerlukan izin khusus dari beberapa agen AS jika mereka bekerja sebagai peneliti atau manajer untuk perusahaan di daftar entitas Departemen Perdagangan AS yang memerlukan pengawasan lebih tinggi. Izin itu diperkirakan akan memakan waktu berbulan-bulan untuk setiap aplikasi, AP mengutip pernyataan resmi yang mengatakan.

Sebelumnya pada hari Selasa, Washington mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan untuk menampar tarif 25 persen pada China $ 50 miliar sebagai pembalasan atas apa yang dikatakan oleh administrasi Trump adalah praktik perdagangan China yang tidak adil.

Tagged: , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.