WNA ASAL BULGARIA DITEMBAK MATI KARENA TERLIBAT SKIMMING THEFT
Pihak kepolisian Polda Metro Jaya menembak mati seorang pria warga negara asing berasal dari Bulgaria yang di duga terlibat dalam aksi skimming theft. Pria tersebut awalnya melakukan penyerangan terhadap seorang petugas dengan menggunakan senjata tajam, ketika diamankan di kawasan Tanggerang pada hari Selasa 03 April 2018.
" Pada saat kami menangkapnya, pelaku berinisial GDP mengambil pisau yang digunakan sebagai kepala gesper, dan melawan petugas itu," kata komandan polisi, Komisari Argo Yuwono di Rumah Sakit Polisi Nasional, Kramat Jati, Jakarta Timur, hari ini.
Menurut Argo, identitas GDP terungkap selama penyelidikan kasus pencurian besar-besaran rekening tabungan klien bank di Yogyakarta. “Dari pengamatan, kami melacak tersangka di Tangerang,” katanya.
Polisi kemudian menetapkan strategi untuk menggagalkan aksi perlawanan GDP dengan menembak mati karena telah melawan petugas. GDP dikirim ke rumah sakit namun sayangnya hidupnya tidak bisa diselamatkan.
Polisi menyita 940 kartu kloning, tiga laptop, satu set skimmer dalam, dua unit encoder, tiga pembaca kartu, sembilan kamera mata-mata, dan satu kartu skimmer. Semua barang bukti yang berhasil diamankan menunjukan jika semua peralatan yang digunakan lebih canggih ketimbang peralatan yang digunakan oleh komplotan sebelumnya.
“GDP memasang alat skimmer di sejumlah ATM di Tangerang, Batam, Yogyakarta, Solo, Bali, dan Bandung,” jelas Argo. "Dia dibantu oleh seorang pria berinisial J alias S yang saat ini menjadi buronan."
Menurut Argo, S juga warga negara Bulgaria yang memasok alat skimming dan kartu duplikat. Selain itu, S bertindak sebagai penerima persediaan data dan memindahkannya dari laptop ke kartu ATM kosong.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.