KETUA MUI HIMBAU MASYARAKAT INDONESIA JANGAN MUDAH TERPROVOKASI
Pilkada ( Pemilihan Kepala Daerah ) serentak akan berlangsung sebentar lagi, dan tahun 2019 yang akan datang juga akan belangsung Pilpres. Ketua MUI ( Majelis Ulama Indonesia ) KH. Ma'ruf Amin mengatakan untuk semua umat Islam di Indonesia. terutama untuk semua warga NU jangan mudah terprovokasi dengan berbagai berita, kabar, yang mengandung isu SARA.
" Kita jangan sampai terprovokasi dengan semua berita hoax, yang bisa memecah belah, dan mengakibatkan permusuhan, seperti memecah belah umat Islam dengan Pemerintah dan memecah belah ulama dengan Pemerintah," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung ketika sedang menghadiri acara Halaqah Kebangsaan dan Kemandirian Ekonomi Umat, yang diselenggarakan di Aula Gedung PWNU, Denpasar, Bali, Sabtu 31 Maret 2018.
Selain menghimbau Ma'ruf Amin juga menyerahkan semua keputusan pemilihan kepada semua umat Islam di Indonesia, untuk masalah pemimpin yang nanti nya akan memimpin. Karena menurut dirinya umat Islam memiliki pertimbangan yang berbeda dalam memilih tokoh pemimpin yang terbaik.
Ma'ruf Amin juga menghimbau kepada para pasangan calon yang nanti nya akan bertarung dalam Pilkada dan Piplres dan untuk unjuk diri di hadapan masyarakat dengan memberikan prestasi yang sudah di dapat nya. Sehingga nanti nya bisa dipilih oleh masyarakat Indonesia.
" Selama masa kampanye silahkan para paslon untuk mempromosikan diri setinggi mungkin, dan tunjukan prestasi yang sudah di dapat nya, yang perting jangan saling menjatuhkan, menjelekkan, karena nanti yang ada ricuh," jelasnya.
Ma'ruf Amin juga meminta kepada para paslon agar bisa menjaga para pendukungnya untuk tidak memprovokasi atau menjelek-jelekan lawan politiknya. Dan sebaiknya bisa menunjukan dirinya di dalam bentuk prestasi, yang bisa nanti nya akan dipilih oleh masyarakat.
" Para paslon bisa mempromosikan dirinya sendiri, mulai dari gagasan, ide, kemudian prestasi yang sudah di dapat. Sehingga bisa memberikan pengaruh kepada orang lain untuk memilih paslon tersebut," tutupnya.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.