Minggu, 18 Maret 2018



Tekanan darah pada malam hari merupakan prediktor penting baik stroke maupun penyakit jantung, dengan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tekanan darah yang dihitung melalui lengan berkurang pada malam hari saat tidur. Namun, penelitian saat ini menunjukkan bahwa pengurangan tekanan darah pada malam hari mungkin kurang signifikan daripada yang diperkirakan semula.

Temuan, yang dipublikasikan dalam jurnal Hypertension, mengungkapkan implikasi penting untuk penilaian terapi masa depan, karena obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dapat memiliki efek berbeda pada tekanan di dekat jantung, dibandingkan dengan metode historis lengan.
Para periset tersebut bekerja sama dengan perusahaan teknologi Singapura untuk mengembangkan perangkat berbasis jam tangan portabel yang memiliki sensor di tali yang menemukan gelombang denyut nadi di pergelangan tangan, alih-alih menghitung tekanan secara langsung.

Dengan memodelkan gelombang nadi secara matematis, tim dapat menghitung dengan benar tekanan pada akar aorta (di dekat jantung) selama 24 jam penuh tanpa mengganggu orang-orang yang dipantau.

Penulis utama Profesor Bryan Williams, yang juga Direktur Pusat Penelitian Biomedis Universitas Riset NIHR University College, mengatakan:

Penulis berharap hasil penelitian mereka menekankan pentingnya menurunkan tekanan darah di malam hari, kemungkinan mengubah pendekatan untuk mengobati dan mengukur tekanan darah tinggi.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kurang tidur dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Risiko kenaikan kadar tekanan darah tidak sehat saat pola tidur tidak beraturan.

Prof. Williams dan tim menemukan bahwa dengan secara bersamaan menghitung kecenderungan tekanan darah brachial (di lengan) dan tekanan aorta sentral (di mana darah keluar dari jantung), terjadi penurunan penurunan tekanan ozon sentral yang menurun secara signifikan dibandingkan dengan tekanan Penurunan tekanan brakialis pada malam hari, terlepas dari kemiripan ritme sirkadian.

Hasilnya menunjukkan bahwa tekanan aorta malam hari tidak proporsional lebih tinggi daripada tekanan brachial selama tidur. Ini bisa menjadi informasi penting bagi klinisi yang meneliti dampak negatif tekanan darah tinggi yang ada pada jantung dan otak.

Tagged: , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.