Selasa, 20 Februari 2018


Penerimaan pajak bulan Januari 2018 dicatat sebagai penerimaan pajak tertinggi selama empat tahun terakhir yaitu sebesar Rp. 78,94 triliun atau tumbuh 11,17 persen oleh Kementrian Keuangan.

Adapun seperti yang dikatakan oleh Menteri Keuangan yaitu Sri Mulyani Indrawati bahwa pertumbuhan pajak pada Januari 2018 mencapai 11,88 persen apabila tidak memperhitungkan penerimaan dari uang tebusan tax amnesty.

"Total penerimaan DJP mencapai Rp 78,94 triliun dibanding Januari 2017 yaitu Rp 71,01 triliun adalah meningkat 11,17 persen. Kalau tanpa tax amnesty peningkatannya 11,88 persen," ujarnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta,(20/2).

Pertumbuhan penerimaan pajak di bulan Januari 2018 diyakini dapat memberikan motivasi serta optimisme tersendiri hingga akhir tahun. Pertumbuhan inipun tercermin dari peningkatan PPh non migas yang mencapai 14,90 persen serta PPN tang tumbuh mencapai 9,41 persen.

"Optimisme ini diperkuat dengan data pertumbuhan PPH Pasal 21 yang tumbuh di atas 16,09 persen dan PPh orang pribadi 33,18 persen, PPh badan serta pajak atas impor yang tumbuh di atas 20 persen," jelasnya.

Selain itu, penerimaan kepabeanan dan cukai per 31 Januari 2018 juga naik dibandingkan dengan tahun lalu yaitu mencapai Rp. 3,53 triliun atau 1,82 persen dari target APBN sebesar Rp 194,10 triliun.

Adapun pertumbuhan penerimaan pajak ini juga dikontribusi oleh peningkatan di semua sektor bea masuk, bea keluar dan cukai. Pada Januari 2018, penerimaan bea masuk mencapai hingga 2,80 triliun atau 7,85 persen dari target APBN 2018.

Di bulan Januari 2018 juga mencerminkan adanya gairah perekonomian dalam aktivitas produksi dan konsumsi. Dilihat dari sektor perindustrian, industri pengolahan merupakan salah satu yang paling mendominasi tingkat pertumbuhan pendapatan devisa impor.

"Capaian bea keluar sebesar Rp 369,64 miliar atau 12,32 persen dari target dan tumbuh 28,42 persen dibanding capaian tahun 2017. Sedangkan capaian penarikan cukai hingga 31 Januari 2018 sebesar Rp 356,60 miliar atau 0,23 persen dari target dan meningkat 48,34 persen dibanding capaian periode yang sama tahun 2017," jelasnya.

"Melengkapi sisi pendapatan negara, setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak mencapai Rp 18,89 triliun atau 6,86 persen dari target APBN 2018. Realisasi tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 32,78 persen dibanding realisasi periode yang sama tahun lalu," jelasnya.

LIHAT JUGA : HABIB RIZIEQ MENGUMBAR KEPULANGAN PALSUNYA LAGI ALIAS PHP

Tagged: , , , , , , , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.