Rabu, 31 Januari 2018

Diberitakan bahwa dari Hal tersebut terjadi di Bandara Sultan Iskandar Muda,tepatnya  bandara utama provinsi Aceh, terletak di Kabupaten Aceh Besar. Dan banyak komnentar komentar positif dengan hal tersebut, karena disetiap bandara tidak ada konsep seperti itu dan hanya ada di bandara sultan iskandar muda.

"Saya pikir ini ide bagus karena ini bagian dari syariah dan hanya di Aceh. Saya mendukungnya, "kata Budi di Jakarta pada hari Rabu saat di konfimasi.

Sebelumnya, Mawardi telah mengirim surat ke semua general manager maskapai penerbangan yang terbang ke Aceh meminta mereka untuk meminta awak kabin wanita mengenakan jilbab.

Dijelaskan di Surat-surat tersebut telah dikirim pada 18 Januari lalu dipublikasikan di media sosial awal pekan ini.

Menurut pendapat Budi Karya, bagaimanapun, menekankan bahwa peraturan tersebut hanya akan diterapkan di Aceh, dan bukan di wilayah lain di Indonesia.

Maka dari itu Sementara Lion Group, yang mengendalikan Lion Air, Batik Air dan Wings Air, telah menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dari penjelasan dari Komunikasi korporat Lion Group Ramditya Handoko mengatakan setiap maskapai penerbangan di bawah kelompok tersebut akan menyiapkan pakaian khusus untuk awak kabin wanita di Bandara Sultan Iskandar Muda dan bandara lain dimana maskapai penerbangan memiliki rute ke Aceh.


"Kami akan menyiapkan pakaian di bandara. Anggota kru kami bisa mengganti seragam mereka di bandara. Kami menghormati peraturan yang diperkenalkan oleh pemerintah daerah, "Ramditya menambahkan,

Tagged: , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.