Senin, 04 Desember 2017



Dijelaskan oleh wakil direktur imprisial yaitu Gufron Mabruri menilai tentang keputusan presidedn RI yaitu Joko Widodo telah memilih kepala staf TNI  Angkatan Udara Marsekal yaitu Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima TNI adalah keputusan langkah yang tepat

Dijelaskan oleh hadi tentang menggantikan panglima TNI jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun nanti pada bulan maret 2018 pengajuan nama calon dari panglima TNI ke DPR saat ini di anggap tepat

Dijelaskan oleh gufron mengatakan bahwa tepat kalau kita melihat dinamika hari ini dan juga sebelumnya dan juga serta UU di dalam TNI ujarnya saat di konfimasi di jakarta pada hari senin tangal 4/12/2017

Jadi dengan adanya percepatan pergantian panglima TNI DPR akan lebih leluasa mencermati dan juga memeriksa profil dari kandidat tersebut yang di sodorkan presiden RI yaitu Joko Widodo dan juga sebenarnya didalam Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI rotasi di tubuh TNI tersebut perlu di lakukan

Dijelaskan juga jika panglima TNI saat ini berasal dari Angkatan Darat (AD) maka panglima TNI 
yang baru saja bisa berasal dari TNI Angkatan laut (AL) atau juga Angkatan Udara (AU) merupakan hal yang bagus untuk para TNI.

Dijelaksan juga oleh Ghufron  telah menilai  dari calon panglima TNI dari TNI AU lebih tepat di karenakan pada 2010 posisi panglima TNI ditempati Laksamana yaitu Agus Suhartono yang berasak dari TNI AL (Angkatan Laut)


Dijelaskan bahwa sebelumnya bahwa surat pengajuan dari nama calon panglima TNI telah di serahkan oleh menteri sekretaris negara pratikno kepada wakil ketua DPR di bidang politik, Hukum dan juga keamanan fadli zon pada hari seninj tanggal 4/12/2017.

Tagged:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.