Dijelaskan oleh wakil direktur imprisial yaitu Gufron Mabruri
menilai tentang keputusan presidedn RI yaitu Joko Widodo telah memilih kepala
staf TNI Angkatan Udara Marsekal yaitu
Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima TNI adalah keputusan langkah yang tepat
Dijelaskan oleh hadi tentang menggantikan panglima TNI
jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun nanti pada bulan maret
2018 pengajuan nama calon dari panglima TNI ke DPR saat ini di anggap tepat
Dijelaskan oleh gufron mengatakan bahwa tepat kalau kita
melihat dinamika hari ini dan juga sebelumnya dan juga serta UU di dalam TNI
ujarnya saat di konfimasi di jakarta pada hari senin tangal 4/12/2017
Jadi dengan adanya percepatan pergantian panglima TNI DPR
akan lebih leluasa mencermati dan juga memeriksa profil dari kandidat tersebut
yang di sodorkan presiden RI yaitu Joko Widodo dan juga sebenarnya didalam
Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI rotasi di tubuh TNI tersebut
perlu di lakukan
Dijelaskan juga jika panglima TNI saat ini berasal dari
Angkatan Darat (AD) maka panglima TNI
yang baru saja bisa berasal dari TNI
Angkatan laut (AL) atau juga Angkatan Udara (AU) merupakan hal yang bagus untuk
para TNI.
Dijelaksan juga oleh Ghufron
telah menilai dari calon panglima
TNI dari TNI AU lebih tepat di karenakan pada 2010 posisi panglima TNI
ditempati Laksamana yaitu Agus Suhartono yang berasak dari TNI AL (Angkatan
Laut)
Dijelaskan bahwa sebelumnya bahwa surat pengajuan dari nama
calon panglima TNI telah di serahkan oleh menteri sekretaris negara pratikno
kepada wakil ketua DPR di bidang politik, Hukum dan juga keamanan fadli zon pada
hari seninj tanggal 4/12/2017.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.