Sabtu, 11 November 2017


Arab Saudi yang memblokir segala akses bantuan masuk ke Yaman menyebabkan Jutaan penduduk Yaman kini berada ada krisis terancam kelaparan.

Dimana peringatan itu di sampaikan langsung oleh Mark Andrew Lowcock dari OCHA atau Kantor Koordinasi urusan Kemanusiaan PBB atau Perserikatan Bangsa - Bangsa ketika mengadakan sebuah rapat tertutup Dewan Keamanan PBB, kemarin. Dimana pada saat ini PBB merasa Khawatir dengan Yaman yang merupakan salah satu negara termiskin di Arab yang kondisinya akan semakin memburuk.

Sesuai dengan informasi yang di dapatkan bahwa pada saat ini diketahui Yaman tengah berada pada peperangan di antara tentara mantan Presiden Ali Abdullah Saleh dan pendukung Presiden Abdrabbuh Mansur Hadi yang sudah terjadi sejak tahun 2015 lalu.  PBB dan sumber - sumber lainya menyatakan bahwa sampai pada saat ini di dapati korban tewas sudah mencapai angka 10.000 orang.

Jumlah korban tewas itu termasuk 5.200 warga sipil. Arab Saudi yang berbatasan langsung dengan Yaman memblokade akses ke negara luluh lantak itu sejak Senin (6/11/2017). Langkah tersebut diambil setelah kelompok pemberontak Houthi menembakkan misil menuju kawasan Riyadh pada Sabtu (4/11/2017).

Berbekal sedikit kebruntungan, rudal tersebut berhasil di jatuhkan. Iran di tuduh oleh Kepemerintahan Arab Saudi sebagai biang keladi dari serangan tersebut dengan mengirimkan senjata - senjata canggih kepada kelompok Houthi. Dimana rudal tersebut mampu melesat hiungga 800 kilometer.

Ditambah dengan kondisi yang tidak terkendalikan, Arab Saudi pun dengan sengaja memblokir berbagai akses untuk menuju ke Yaman guna menghentikan pasokan senjata dari Iran kepada kelompok Houthi. Dimana Kepemerintahan Arab Soudi juga menyatakan bahwa pemblokiran akses ke Yaman tersebut hanyalah sementara waktu.

Dan di ketahui bahwa sampai pada detik ini segala jenis bantuan kemanusiaan yang di tujukan ke Yaman pun masih tidak dapat di kirimkan termasuk tiga pesawat PBB yang membawa bantuan berupa kebutuhan pokok. Lowcock mendesak Arab Saudi untuk memberikan kelinggaran kepada tim bantuan PBB.

“Arab Saudi harus segera memberikan izin penyaluran bantuan makanan dan obatobatan di semua pelabuhan serta memulihkan layanan penerbangan menuju Sana dan Aden. Jika tidak, jutaan warga Yaman akan menderita kelaparan terburuk sejak beberapa dekade terakhir,” ujar Lowcock.

Dan di ketahui bahwa pada saat ini sudah hampir 1 juta orang yang terkena wabah kolera. Dengan terjadinya krisis keamanan makanan dan wabah kolera serta tertundanya penyaluran bantuan kemanusiaan, nyawa warga Yaman sedang terancam,”

Tagged: , , , , , , ,

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.